Digitalisasi Tata Kelola Keuangan, Pemdes Muara Muntai Ulu Gunakan SISKUEDES Terintegrasi
(Kaur Desa Muara Muntai Ulu, Romansyah/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pengelolaan keuangan desa kini semakin mudah dengan
hadirnya aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKUEDES) yang terintegrasi langsung
dengan Kementerian Dalam Negeri.
Hal tersebut disampaikan
oleh Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan) atau Bendahara Desa Muara Muntai
Ulu, Romansyah, saat diwawancarai Poskotakaltimnews Selasa (05/06/2025).
Romansyah menjelaskan
bahwa SISKUEDES telah menyatukan seluruh proses pencatatan keuangan, mulai dari
penyusunan anggaran hingga pelaporan.
“Kalau dulu menyusun
APBDes itu manual, lewat Excel atau Microsoft Word. Sekarang cukup lewat
Siskeudes. RAB, belanja, penataan usaha, dan pelaporan semuanya sudah
terintegrasi dalam satu aplikasi,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan salah
satu contoh kemudahan yang dirasakan dengan aplikasi ini yaitu, seperti proses
penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang menjadi lebih
cepat dan efisien. Selain itu, sistem pengawasan atau pengontrolannya juga
menjadi lebih mudah dilakukan.
“Dulu kita harus ke DPMD
untuk penganggaran, pengajun hingga pencairan tapi dengan aplikasi ini, cukup
memenuhi kelengkapan berkas melalui aplikasi, ini sangat memudahkan pekerjaan
di desa. Apalagi desa yang cukup jauh dari pusat kota,” tandasnya
Romansyah juga
menyampaikan bahwa dalam penerapannya, Pemerintah Desa mendapatkan pendampingan
dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Dari awal launching sudah
ada beberapa kali bimbingan dan pelatihan. Dari desa juga kami adakan pelatihan
sendiri. Sekarang, peningkatan kompetensi biasa dilakukan secara daring lewat
Zoom, terutama kalau ada penambahan fitur atau update dari aplikasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DPMD
Kutai Kartanegara, Arianto, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk
mendukung kapasitas desa dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan
akuntabel melalui pemanfaatan teknologi.
“SISKUEDES adalah salah
satu langkah strategis untuk memastikan pengelolaan keuangan desa lebih efektif
dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Arianto
Kadis DPMD tersebut juga
mengaku dalam hal memaksimalkan penggunaan aplikasi tersebut, DPMD Kukar secara
masif memberikan pendampingan dan pelatihan, agar seluruh aparatur desa mampu
memaksimalkan penggunaan aplikasi ini.
“Dengan sistem yang sudah
digital, kita berharap selain memudahkan desa-desa, tata kelola keuangan desa
semakin tertib administrasi dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat
terhadap penggunaan dana desa,” tutupnya. (adv/tan)